Beranda › Artikel

Berapa Biaya Bikin Website untuk UMKM? Ini Rinciannya

Penawaran harga website untuk kebutuhan yang katanya sama bisa berbeda seratus kali lipat. Tulisan ini menjelaskan penyebabnya, supaya Anda bisa menilai penawaran dengan jernih.

Rekacode · 22 September 2026 · Bekasi, Indonesia

Kalau Anda pemilik usaha kecil dan mulai mencari harga pembuatan website, kemungkinan besar Anda menemukan dua hal yang saling bertentangan. Ada yang menawarkan lima ratus ribu, ada yang menawarkan lima puluh juta — dan keduanya mengaku membuat "website".

Selisih seratus kali lipat itu wajar, dan tulisan ini menjelaskan kenapa. Setelah membacanya, Anda bisa menilai penawaran mana yang masuk akal untuk kebutuhan Anda, bukan sekadar memilih yang paling murah.

Dulu, kenali dulu jenis website-nya

Sebelum bicara angka, penting tahu bahwa "website" mencakup hal-hal yang sangat berbeda pekerjaannya.

Profil usaha

Menjelaskan siapa Anda, apa yang dijual, dan bagaimana dihubungi. Ini yang paling sederhana dan paling murah.

Toko online

Ada katalog produk, keranjang, dan proses pemesanan. Pekerjaannya jauh lebih banyak daripada profil usaha.

Sistem atau aplikasi

Ada login, peran pengguna berbeda, perhitungan otomatis, dan laporan. Ini kelas yang berbeda sepenuhnya.

Kalau Anda menyamakan harga ketiganya, wajar bingung. Yang pertama bisa selesai dalam beberapa hari, yang ketiga bisa berbulan-bulan.

Empat hal yang menggerakkan biaya

  1. Jumlah halaman dan fiturSetiap halaman dan fitur punya pekerjaan sendiri: rancangan, pembuatan, dan pengujian. Ini penyumbang biaya terbesar.
  2. Kerumitan aturan bisnisMenampilkan informasi itu sederhana. Menghitung stok, memvalidasi pesanan, dan mengirim notifikasi otomatis tidak sederhana.
  3. Integrasi ke layanan lainPembayaran, pengiriman, WhatsApp, atau sistem yang sudah Anda pakai. Setiap sambungan perlu dikerjakan dan diuji.
  4. Perawatan setelah tayangIni yang paling sering hilang dari penawaran murah. Website perlu diperbarui seiring waktu, dan itu ada biayanya.

Kenapa ada yang bisa sangat murah

Ada tiga cara penyedia bisa memberi harga sangat rendah, dan ketiganya punya konsekuensi.

Memakai templat yang sama berulang

Pekerjaannya memang cepat karena tidak ada yang disesuaikan. Hasilnya bisa terlihat bagus, tapi sulit dikembangkan saat usaha Anda bertumbuh.

Tidak ada perawatan

Website tayang, lalu selesai. Kalau ada masalah enam bulan kemudian, Anda harus mencari pihak lain.

Dikerjakan pihak lain tanpa kontrol

Pekerjaan diserahkan ke pihak ketiga. Kalau mutunya tidak sesuai, Anda yang menanggung akibatnya.

Biaya bulanan yang tidak terlihat

Harga awal murah, tapi ada biaya berlangganan yang baru terasa setelah beberapa bulan.

Cara paling hemat untuk usaha kecil

Kalau kebutuhan Anda standar — profil usaha, katalog produk, atau undangan digital — Anda sebenarnya tidak perlu menyewa developer sama sekali. Ada layanan pembuat website tanpa coding yang menyediakan blok siap pakai.

Hitungannya sederhana: biaya berlangganan bulanan biasanya jauh lebih kecil daripada biaya membangun khusus, dan Anda bisa mengelola isinya sendiri kapan saja tanpa menunggu vendor.

Pertanyaan yang sebaiknya Anda tanyakan

Ini daftar pertanyaan yang bisa Anda ajukan ke penyedia mana pun, supaya bisa membandingkan dengan adil:

Kalau jawabannya tidak jelas, itu sudah tanda. Penyedia yang berpengalaman biasanya senang menjawab pertanyaan ini karena mereka yakin dengan pekerjaannya.

Baca juga

Pertanyaan yang sering ditanya

Berapa biaya bikin website untuk UMKM?

Untuk kebutuhan standar seperti profil usaha, biaya bisa ditekan dengan memakai pembuat website tanpa coding, dengan biaya berlangganan bulanan yang kecil. Untuk kebutuhan khusus dengan fitur dan integrasi, biaya dihitung setelah memahami kebutuhannya.

Lebih baik sewa developer atau pakai pembuat website?

Kalau kebutuhan Anda standar dan tidak berubah cepat, pembuat website tanpa coding lebih hemat dan Anda bisa mengelolanya sendiri. Sewa developer masuk akal kalau ada alur khusus yang tidak bisa ditangani layanan siap pakai.

Apakah website murah bisa tetap bagus untuk SEO?

Bisa. Yang menentukan bukan harga, tapi struktur halaman, kecepatan, dan isi konten. Website sederhana yang rapi bisa lebih mudah ditemukan daripada website mahal yang lambat dan isinya tipis.

Apakah perlu perawatan setelah website tayang?

Perlu. Website perlu diperbarui, dan kalau ada masalah harus ada yang memperbaiki. Sebaiknya pastikan hal ini jelas sejak awal, bukan setelah website bermasalah.

Ada yang mau ditanyakan soal ini?

Kirim pertanyaan Anda lewat WhatsApp. Kalau butuh dikerjakan, kami juga siap membantu — konsultasi gratis.